7 Bandara di Jawa Timur, Jenis dan Kapasitas Penerbangan Harian

Bandara di Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur memiliki infrastruktur transportasi udara yang cukup lengkap. Mulai dari bandara bertaraf internasional seperti Juanda hingga bandara perintis di daerah terpencil, semuanya berperan penting dalam mendukung mobilitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi. Setiap bandara memiliki kapasitas dan karakteristik tersendiri sesuai fungsinya. Berikut adalah daftar lengkap nama-nama bandara di Jawa Timur, lengkap dengan lokasi, jenis, operator, dan kapasitas rata-rata penerbangan per hari:

Juanda Bandara di Jawa Timur

1. Bandara Internasional Juanda (SUB) – Sidoarjo/Surabaya

  • Lokasi: Sedati, Sidoarjo (±20 km dari pusat Surabaya)

  • Jenis: Internasional

  • Operator: PT Angkasa Pura I

  • Kapasitas Penerbangan: ±250 penerbangan per hari (gabungan domestik dan internasional)

  • Catatan: Bandara di jawa timur terbesar dan tersibuk. Melayani rute ke berbagai kota besar di Indonesia dan luar negeri seperti Singapura, Kuala Lumpur, Jeddah, hingga Tokyo.

Bandara di Jawa Timur Abdul Rachman Saleh

2. Bandara Abdul Rachman Saleh (MLG) – Malang

  • Lokasi: Pakis, Kabupaten Malang

  • Jenis: Domestik

  • Operator: TNI AU & UPBU

  • Kapasitas Penerbangan: ±12–20 penerbangan per hari

  • Catatan: Pintu masuk utama menuju Kota Malang dan Batu. Tersedia rute ke Jakarta, Bali, dan beberapa kota lainnya. Juga digunakan untuk kepentingan militer.

Bandara Trunojoyo (SUP) – Sumenep, Madura

3. Bandara Trunojoyo (SUP) – Sumenep, Madura

  • Lokasi: Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep

  • Jenis: Domestik (perintis)

  • Operator: Kementerian Perhubungan

  • Kapasitas Penerbangan: 1–2 penerbangan per hari

  • Catatan: Melayani rute pendek seperti Sumenep–Surabaya dan Sumenep–Banyuwangi menggunakan pesawat kecil. Cocok untuk mobilitas antar pulau di wilayah Madura dan sekitarnya.

Bandara Notohadinegoro (JBB) – Jember

4. Bandara Notohadinegoro (JBB) – Jember

  • Lokasi: Ajung, Kabupaten Jember

  • Jenis: Domestik (perintis)

  • Operator: Pemkab Jember

  • Kapasitas Penerbangan: 1–2 penerbangan per hari (kadang tidak setiap hari)

  • Catatan: Bandara kecil yang sempat tidak aktif, namun terus diupayakan pengembangan rute ke Surabaya, Banyuwangi, dan Bali.

Bandara Banyuwangi (BWX)

5. Bandara Banyuwangi (BWX)

  • Lokasi: Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi

  • Jenis: Domestik (dalam proses menuju internasional)

  • Operator: PT Angkasa Pura II

  • Kapasitas Penerbangan: ±12–18 penerbangan per hari

  • Catatan: Dikenal sebagai “Green Airport” pertama di Indonesia. Melayani rute ke Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Lombok. Ada rencana ekspansi rute internasional ke Malaysia dan Singapura.

Bandara Iswahjudi (MWK) – Magetan

6. Bandara Iswahjudi (MWK) – Magetan

  • Lokasi: Maospati, Kabupaten Magetan

  • Jenis: Militer (komersial terbatas)

  • Operator: TNI AU

  • Kapasitas Penerbangan: Hanya 1–2 penerbangan komersial per hari saat dibuka

  • Catatan: Merupakan pangkalan udara militer, namun pada beberapa periode dibuka untuk penerbangan komersial ke Jakarta.

Bandara Ngloram (CPF) – Cepu 

7. Bandara Ngloram (CPF) – Cepu 

  • Lokasi: Blora, Jawa Tengah (dekat perbatasan Jatim)

  • Jenis: Domestik (perintis)

  • Operator: Kementerian Perhubungan

  • Kapasitas Penerbangan: 1–2 penerbangan harian

  • Catatan: Meskipun secara administratif di Jawa Tengah, bandara ini sangat strategis untuk masyarakat Bojonegoro dan Ngawi.

[Rencana Baru] Bandara Dhoho – Kediri

  • Lokasi: Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri

  • Jenis: Internasional (dalam pembangunan)

  • Operator: PT Surya Dhoho Investama (anak usaha Gudang Garam)

  • Target Operasi: Akhir 2025

  • Kapasitas Penerbangan: Dirancang melayani ±50 penerbangan per hari tahap awal

  • Catatan: Akan menjadi bandara internasional pertama di Indonesia yang dibangun oleh swasta murni. Dirancang untuk melayani wilayah Mataraman dan sekitarnya.

Tabel Ringkasan

NoNama BandaraLokasiJenisRata-rata Penerbangan per Hari
1Juanda (SUB)Sidoarjo/SurabayaInternasional±250
2Abdul Rachman Saleh (MLG)MalangDomestik±12–20
3Trunojoyo (SUP)SumenepDomestik1–2
4Notohadinegoro (JBB)JemberDomestik1–2
5Banyuwangi (BWX)BanyuwangiDomestik±12–18
6Iswahjudi (MWK)Magetan (Madiun)Militer1–2 (komersial terbatas)
7Ngloram (CPF)Cepu (akses ke Jatim)Domestik1–2
8Dhoho (dalam pembangunan)KediriInternasional±50 (proyeksi awal)

Penutup

Dari Surabaya hingga ke pelosok Madura dan ujung timur Banyuwangi, jaringan bandara di Jawa Timur terbukti menjadi tulang punggung mobilitas regional. Dengan terus dikembangkannya infrastruktur udara seperti Bandara Kediri dan rute-rute baru di bandara perintis, masa depan transportasi udara di Jawa Timur terlihat semakin menjanjikan.

Tips Tambahan:

  • Gunakan platform seperti Traveloka, Tiket.com, atau Google Flights untuk melihat jadwal dan ketersediaan penerbangan terkini.

  • Jika Anda berada di wilayah barat Jawa Timur (Kediri, Tulungagung, Blitar), nantikan pembukaan Bandara Dhoho sebagai alternatif selain Juanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *