Perjalanan dari Malang ke Surabaya adalah salah satu rute paling sibuk di Jawa Timur. Rute ini dilalui oleh wisatawan, pekerja, hingga mahasiswa. Banyak pilihan jalur yang bisa ditempuh: lewat jalan tol yang cepat dan nyaman, atau jalan non tol yang lebih murah dan penuh pemandangan menarik. Artikel ini akan mengulas keduanya secara mendetail perjalanan Malang Surabaya, termasuk tempat wisata yang dilewati, rest area untuk beristirahat, serta perbandingan jarak dan waktu tempuh.
1. Rute Tol Malang ke Surabaya
Sejak hadirnya Tol Pandaan–Malang (2019), perjalanan ke Surabaya jadi jauh lebih cepat. Jalur tol ini menyambungkan Malang langsung ke jaringan Tol Gempol–Pandaan–Surabaya.
Rute utama tol: Malang → Pandaan → Gempol → Porong → Sidoarjo → Surabaya.
Jarak tempuh: ± 90–100 km (tergantung pintu masuk tol di Malang).
Waktu tempuh rata-rata: 1,5 – 2 jam (tergantung kepadatan lalu lintas).
Rest Area di Jalur Tol
Jika memilih jalur tol, ada beberapa rest area yang bisa disinggahi:
Rest Area Pandaan KM 66 – fasilitas lengkap, ada SPBU, musholla, dan kuliner.
Rest Area Gempol KM 25 – cocok untuk sekadar istirahat dan isi BBM.
Rest Area Sidoarjo KM 754 (Arah Surabaya) – modern dengan banyak pilihan makanan cepat saji.
Baca juga : Rumah Makan Malang Surabaya
2. Rute Non Tol Malang ke Surabaya
Jalur non tol masih banyak diminati, terutama bagi pengendara roda dua atau yang ingin perjalanan santai. Ada dua jalur populer:
Via Lawang – Purwosari – Pandaan – Porong – Sidoarjo – Surabaya
Jalur klasik lewat jalan arteri nasional.
Melewati banyak kota kecil dengan kuliner khas.
Via Batu – Pandaan – Gempol – Surabaya
Cocok untuk wisatawan, karena bisa mampir ke destinasi populer di Batu dan Pandaan.
Jarak tempuh: ± 95–110 km.
Waktu tempuh rata-rata: 3 – 4 jam (tergantung kepadatan lalu lintas, terutama di Pasuruan dan Sidoarjo).
3. Tempat Wisata yang Bisa Disinggahi di Sepanjang Perjalanan Malang Surabaya
Jika tidak terburu-buru, rute Malang–Surabaya menawarkan banyak pilihan wisata:
Kebun Raya Purwodadi (Lawang–Purwosari) → cocok untuk singgah sebentar menikmati taman botani.
Candi Singosari (Lawang) → situs sejarah peninggalan kerajaan Singhasari.
Taman Dayu Pandaan → destinasi keluarga dengan arena golf dan wisata alam.
Sidoarjo → terkenal dengan kuliner oleh-oleh bandeng asap dan kerupuk udang.
4. Perbandingan Rute Tol vs Non Tol
| Rute | Jarak Tempuh (km) | Waktu Rata-rata | Biaya Tol | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|---|---|---|
| Tol Malang–Surabaya | 90–100 km | 1,5–2 jam | ± Rp 110.000 (gol I) | Cepat, jalan mulus, ada rest area modern | Biaya tol lebih mahal, pemandangan terbatas |
| Non Tol (via Lawang – Pandaan – Porong) | 95–110 km | 3–4 jam | Gratis | Bisa singgah wisata, kuliner, pemandangan pedesaan | Macet, jalan sempit di beberapa titik |
| Non Tol (via Batu – Pandaan – Surabaya) | 100–115 km | 3,5–4,5 jam | Gratis | Bisa mampir wisata Batu & Pandaan | Waktu lebih lama, rawan macet di akhir pekan |
5. Tips Perjalanan Malang – Surabaya
Jika ingin cepat & nyaman → pilih jalur tol.
Jika ingin wisata santai → pilih non tol via Batu.
Berangkat pagi atau malam hari untuk menghindari macet, terutama di jalur non tol.
Isi BBM penuh sebelum berangkat, terutama jika lewat jalur non tol yang minim SPBU besar.
Baca juga : Travel Malang Surabaya
Kesimpulan
Perjalanan Malang Surabaya bisa ditempuh lewat jalur tol dengan cepat hanya 1,5 jam, atau lewat jalur non tol yang lebih murah namun memakan waktu hingga 4 jam. Masing-masing rute punya kelebihan: tol untuk kecepatan dan kenyamanan, non tol untuk pengalaman wisata dan kuliner.
Dengan memahami pilihan rute, wisata yang bisa disinggahi, serta lokasi rest area, perjalanan Anda dari Malang ke Surabaya akan lebih menyenangkan dan sesuai kebutuhan.






