Terminal Minak Koncar Lumajang

Terminal Minak Koncar

Ketika berbicara tentang transportasi darat di Jawa Timur, nama Terminal Minak Koncar Lumajang selalu masuk dalam daftar penting. Terletak di pusat Kabupaten Lumajang, terminal ini bukan sekadar tempat naik-turun penumpang, melainkan sebuah simpul pergerakan masyarakat, perdagangan, hingga pariwisata. Apalagi Lumajang dikenal sebagai kota yang dikelilingi gunung berapi aktif, dengan Semeru sebagai ikon utamanya.

Terminal Minak Koncar papan nama

Sejarah Terminal

Terminal ini mulai beroperasi pada awal tahun 1990-an sebagai bagian dari program penataan transportasi di Lumajang. Nama “Minak Koncar” diambil dari tokoh legendaris asal Lumajang, yaitu seorang panglima perang Kerajaan Majapahit yang dikenal berani dan setia. Filosofi nama ini menggambarkan terminal sebagai pusat pergerakan yang tangguh dan dinamis.

Terminal juga pernah mengalami revitalisasi di tahun 2015, dengan fokus pada peningkatan fasilitas, kenyamanan penumpang, serta penataan jalur bus agar lebih rapi.


Kapasitas Terminal

Terminal Minak Koncar tergolong terminal tipe A, artinya melayani angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) hingga antarkota antarprovinsi (AKAP).

📊 Infografis 

KategoriKapasitas
Luas Area± 3,5 hektar
Kapasitas Parkir Bus± 120 unit bus (AKAP, AKDP, Pariwisata)
Kapasitas Parkir Angkutan± 200 unit angkutan kota & travel
Penumpang Harian± 5.000 – 7.000 orang
Rute LayananLokal (angkot), AKDP (Jatim), AKAP (Lintas Jawa & Bali)

Fasilitas Terminal

Terminal Minak Koncar tidak hanya sekadar tempat naik-turun penumpang, tetapi juga memiliki fasilitas penunjang yang membuat perjalanan lebih nyaman.

Fasilitas Terminal 

Fasilitas UtamaKeterangan
Ruang Tunggu PenumpangBer-AC, kapasitas ± 500 kursi
Loket Tiket ResmiUntuk bus AKDP & AKAP, tiket online & offline
Mushola & ToiletMushola luas, toilet bersih dengan petugas kebersihan
Area Kuliner & UMKMWarung makan, kios oleh-oleh khas Lumajang
Pos Keamanan & PolisiMenjaga ketertiban terminal 24 jam
Fasilitas DifabelJalur kursi roda, toilet khusus
WiFi GratisTersedia di area tunggu terminal

Terminal Minak Koncar penumpang

Akses Jalan Menuju Terminal

Terminal sangat strategis karena berada di jantung Lumajang dan mudah dijangkau dari berbagai arah.

  • Dari Kota Lumajang → hanya 10 menit menggunakan kendaraan pribadi atau angkot.

  • Dari Probolinggo → ± 2 jam perjalanan via jalur Probolinggo–Lumajang.

  • Dari Malang → ± 3 jam melalui jalur Tumpang–Pronojiwo–Lumajang.

  • Dari Surabaya → ± 4–5 jam perjalanan bus AKDP/AKAP.


Jurusan Bus yang Dilayani

Terminal Minak Koncar melayani berbagai jurusan, mulai dari lokal, dalam provinsi, hingga lintas provinsi.

📊 Infografis Jurusan Bus

Kategori RuteJurusan UtamaOperator Bus Terkenal
Lokal (Angkot)Lumajang Kota – Tempeh – Kunir – Pasirian – Senduro – YosowilangunAngkot Biru, Hijau, Kuning
AKDP (Jawa Timur)Lumajang – Surabaya, Lumajang – Malang, Lumajang – ProbolinggoAkas Asri, Bagong, Restu Panda
AKAP (Lintas Provinsi)Lumajang – Yogyakarta, Lumajang – Jakarta, Lumajang – DenpasarLorena, Pahala Kencana, Gunung Harta

Harga Tiket Bus

Harga tiket dari terminal ini bervariasi tergantung rute dan kelas bus.

📊 Infografis Harga Tiket Bus Terminal Minak Koncar (Per Agustus 2025)

JurusanKelas EkonomiKelas Bisnis/ACKelas Eksekutif/Patas
Lumajang – SurabayaRp 45.000Rp 65.000Rp 90.000
Lumajang – MalangRp 35.000Rp 55.000Rp 80.000
Lumajang – YogyakartaRp 110.000Rp 150.000Rp 220.000
Lumajang – JakartaRp 220.000Rp 300.000Rp 400.000
Lumajang – Denpasar (Bali)Rp 150.000Rp 200.000Rp 300.000

Baca juga : Terminal Magetan

Penutup

Terminal Minak Koncar Lumajang bukan sekadar simpul transportasi, melainkan juga representasi dinamika masyarakat Lumajang yang bergerak, berdagang, dan berwisata. Dengan sejarahnya yang kuat, fasilitas yang terus berkembang, serta akses yang mudah, terminal ini tetap menjadi denyut nadi perjalanan di Lumajang, baik untuk keperluan lokal maupun lintas provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *